JAKARTA, Tanaman laba-laba atau spider plant sudah lama menjadi tanaman hias yang disukai dalam beberapa dasawarsa.
Asli dari Afrika, tumbuhan spider plant pertama kali dibawa ke Eropa di akhir abad ke-18 dan kemudian menjelma sebagai tanaman unggulan untuk area ruang tamu dengan gaya Victorian.
Bisa jadi nenek dan ibumu juga memiliki hal yang sama. Tidak heran kenapa tanaman laba-laba tetap terkenal sampai sekarang.
Tanaman ini tumbuh dengan sangat mudah dan dapat bertahan meskipun diabaikan cukup lama. Di samping cara merawatnya yang simple, tanaman laba-laba juga menyediakan keuntungan lain sehingga menjadi penambah berharga bagi kumpulan tanaman hias Anda.
Disadur dari Southern Living , Sabtu (29/3/2025), berikut beberapa keuntungan menghias rumah dengan tanaman laba-laba.
Ideal untuk hiasan apapun
Tumbuhan laba-laba mempunyai dedaunan yang panjang dengan corak garis-garis putih dan hijau atau kuning yang tergantung dari tangkainya yang panjang.
Gaya membulat yang indah dari tumbuhan laba-laba menjadikannya pas untuk digunakan dalam kerajinan keranjang gantung.
Pohon berdaun tebal dan rapat ini sangat sesuai untuk ditempatkan di atas meja atau bisa juga digunakan sebagai pusat perhatian dengan menempatkannya dalam wadah besar di samping perapian atau di atas meja atau tiang pendukung.
Cocok untuk pemula
Berikutnya, keuntungan menanam tumbuhan labalabi di rumah sangat sesuai bagi pemula. Tumbuhan labalabi bisa bertahan meskipun kurang dirawat.
Berikan pencahayaan sedang sampai terang, simpan di tempat dengan suhu normal, dan beri air secara berkala. Tanaman laba-laba juga akan tumbuh subur selama bertahun-tahun.
Laba-laba memiliki ketahanan yang baik terhadap kekeringan dan bisa ditoleransi meskipun sering dilupakan untuk disiram air. Bahkan, mereka cenderung lebih memilih kondisi kering di antara periode penyiraman. Jadi, jenis tumbuhan ini sangat cocok bagi Anda yang sedikit lalai dalam merawatnya.
Sisipkan jarimu ke dalam media tanam. Bila terasa lembab, tahan penyiraman selama satu hingga dua hari kedepan.
Lebih baik menggunakan air sumur atau air hujan apabila air dari keran mengandung fluoride. Tanaman ini cukup peka terhadap sejumlah zat kimia di dalam air keran, yang bisa membuat ujung daun berubah menjadi warna cokelat.
Aman untuk hewan peliharaan
Mengutip Asosiasi Amerika untuk Pencegahan Kekerasan Terhadap Hewan (ASPCA), berlawanan dengan sejumlah tumbuhan hias umum lainnya, misalnya bunga lily peace dan pohon bitus yang mematikan, tanaman laba-laba tidak membahayakan apabila dikonsumsi oleh kucing atau anjing.
Meskipun demikian, harus diingat bahwa setiap jenis tumbuhan apabila dikonsumsi dengan jumlah yang cukup besar, bisa menimbulkan masalah pada perut dan pencernaan.
Apabila hewan peliharaan gemar menggigit, pisahkan mereka dari tanaman hias, terlebih lagi kucing yang senang dengan tanaman laba-laba merayap tersebut atau potongan batangnya sebelum tumbuh sempurna lalu dibuang.
Pembersih udara alami
Akhirnya, keuntungan tambahan dari menanam tanaman laba-laba di sekitar rumah adalah sebagai penyaring udara secara alami. Menurut studi NASA tahun 1989, disebutkan bahwa tanaman ini mampu menghapus zat kimia organik volatil (VOCs), termasuk benzene dan formaldehyde, dari lingkungan berpendingin, menjadikan udara di dalam ruangan menjadi lebih bersih.
Penelitian terkini mengungkapkan bahwa tanaman laba-laba mempunyai kemampuan unggul dalam penyerapan formaldehida.
Akan tetapi, beberapa studi mengungkapkan bahwa penurunan kadar zat volatil organik (VOC) dapat dipengaruhi oleh jenis tanaman, kekuatan cahaya, serta konsentrasinya. Oleh karena itu, belum jelas betapa efisienannya tanaman laba-laba menjadi alternatif dalam membersihkan udara.
Posting Komentar