JAKARTA, - Keluarga almarhum Mat Solar pada akhirnya menerima kompensasi senilai Rp 2,2 miliar atas lahan mereka yang dipakai untuk proyek jalan tol Serpong-Cinere.
Dana tersebut disampaikan secara langsung saat sesi publik di Mahkamah Negeri (MN) Tangerang pada hari Rabu (26/3/2025), dipindahkan oleh Ketua MN Tangerang, Fahmiron.
Jumlah total kompensasi mencapai Rp3,3 miliar, di mana Rp1,1 miliar diserahkan ke pemilik asli lahan tersebut, yaitu Muhammad Idris, seperti yang telah ditentukan dalam perjanjian perdamaian sebelumnya.
"Fahmiron menyatakan dalam sidang bahwa kedua belah pihak sudah mencapai kesepakatan damai, dengan jumlahRp1,1 miliar yang diserahkan kepada M. Idras," demikian kutibanya di persidangan. Kompas . com , Rabu (26/3).
Anak pertama Mat Solar, Idham Aulia, secara pribadi mendapat dana kompensasi itu dan tidak bisa menutup-nutupi perasaan bahagianya.
"Perjuangan berkelanjutan antara saya dan bapak telah usai akhirnya," jelas Idham pasca persidangan.
Dia pun mengingat betapa seringnya sang bapak menyebut hal tersebut sebelum wafat.
"Ketika keputusannya diumumkan, pikiran saya segera kembali pada cara almarhum bapak sering mengulas hal ini. Sehingga, semua rasanya seperti flashback," jelasnya.
Terlebih dahulu, dana kompensasinya disimpan di pengadilan negeri Tangerang dikarenakan terdapat perselisihan hak milik atas tanah yang timbul dari kelalaian dalam hal Administrasi.
Gugatan diajukan oleh Mat Solar dan kemudian kedua belah pihak berhasil menemui titik temu yang damai pada tanggal 19 Maret 2025.
Kejadian tersebut menandai penutup untuk perdebatan yang sudah berlarut cukup lama dan memberikan ketenangan kepada keluarga almarhum Mat Solar.
Posting Komentar