- Pihak Houthis menyebutkan adanya dua korban jiwa akibat serangan udara yang terjadi pada Rabu, 26 Maret malam waktu lokal, di sekitar wilayah Sanaa, yang merupakan pusat pemerintahan Yaman.
Pihak gerilyawan yang berasal dari Yemen menyatakan bahwa serbuan udara itu dilancarkan oleh Amerika Serikat.
Saluran televisi Al-Masirah yang dikuasai oleh kelompok Houthi mengabarkan sekitar 20 serangan udara di area Sanaa, termasuk bagian utara dan selatan dari ibu kota Yemen itu.
Al-Masirah menginformasikan terjadinya serangan udara pada hari Kamis subuh di Saada, markas besar pemberontak di bagian utara, dengan menurut media Houthi sudah dilancarkan 17 kali serangan sehari sebelumnya. (yog)
Pihak Hukum Ungkap Lisa Mariana Sudah Meminta Maaf 4 Tahun Kemarin Setelah Menuduh Diperkosa Ridwan Kamil
Posting Komentar