- Siswa SMA/SMK yang berminat melamar ke Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN perlu mengetahui ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi.
STIN merupakan sebuah lembaga pendidikan khusus dari Badan Intelijen Negara (BIN). Lembaga ini cukup populer di kalangan siswa SMA/SMK dan banyak diminati sebagai pilihan studi lanjutan.
Siswa yang lulus dari STIN memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan secara cuma-cuma serta berpeluang menjadi calon pegawai negeri sipil di BIN.
Pendaftaran sekolah kedinasan pada tahun 2025 memang belum memiliki jadwal resmi, tetapi tidak ada salahnya bagi para alumni SMA atau SMK yang berminat mendaftar ke STIN mulai mengumpulkan informasi tentang persyaratan-persyaratan yang harus disiapkan sebelum mendaftar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara.
Berdasarkan ketentuan pendaftaran STIN untuk tahun 2024, berikut adalah kriteria yang perlu Anda penuhi apabila berniat mengajukan ke sekolah pelatihan milik BIN tersebut:
Syarat daftar STIN
1. Orang yang memiliki Kewarganegaraan Indonesia (pria/wanita).
2. Memiliki iman yang kuat serta ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3. Menjaga kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mematuhi dasar negara Pancasila serta UUD NRI tahun 1945.
4. Tidak memiliki catatan kriminal.
5. Bersikap terpuji yang ditunjukkan melalui Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
6. Memiliki pendidikan terakhir paling tidak setingkat SMA/SMK/MA (tidak termasuk kelulusan dari program Paket C) dengan persyaratan:
- Lulusan dari SMA/SMK/MA di tahun 2022 atau 2023 dengan IPK minimum sebesar 80 (delapan puluh).
- Untuk para alumni SMA/SMK/MA tahun 2024, purata nilai dari raport semester 1 hingga semester 5 harus setidaknya 75 (tujuh puluh lima).
7. Untuk mereka yang memiliki diploma dari institusi pendidikan di luar negeri, perlu mendapatkan persetujuan resmi dari Direktorat Sekolah Menengah Atas Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
8. Tidak berstatus telah menikahi siapa pun dan bersedia untuk tetap single sepanjang durasi pendidikan.
9. Belum memiliki pengalaman kebidanan (wanita) serta belum mempunyai keturunan biologis sendiri (pria).
10. Tidak mempunyai tato atau bekas tato.
11. Tidak melakukan atau meninggalkan bekas tindikan di area tubuh yang tak biasa (untuk perempuan).
12. Tidak melakukan tindik atau tidak mempunyai luka bekas tindikan di bagian tubuh manapun (untuk pria).
13. Jasmani sehat, keadaan rohani baik, serta belum pernah patah tulang.
14. Jika menggunakan kacamata, ukurannya harus antara plus satu sampai minus satu.
15. Tidak buta warna.
16. Ketinggian minimum yang diperbolehkan (berat badan proporsional sesuai dengan aturan yang berlaku) untuk pria adalah 165 cm, dan wanita adalah 160 cm.
17. Umur per 31 Desember tahun yang sedang berlangsung paling rendah 16 tahun dan maksimal 21 tahun (dapat dibuktikan melalui Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir).
18. Memperoleh izin dari orang tua atau wali yang ditunjukkan melalui surat pengakuan dari mereka.
19. Calon taruna/taruni yang ikut seleksi masuk STIN tidak dikenakan biaya apa pun selain dari biaya partisipasi dalam tes SKD.
20. Pria/wanita, bukan anggota atau mantan anggota TNI/Polri/PNS.
21. Tidak pernah menjalani pendidikan pembentukannya sebagai anggota TNI/Polri atau Pegawai Negeri Sipil.
22. Siap melaksanakan Ikatan Dinas Pertama (IDP) yang berdurasi 10 tahun mulai tanggal Anda resmi lulus dari Pendidikan STIN.
23. Belum memiliki ikatan kontrak sebagai pegawai tetap di lembaga atau badan lain
24. Calon taruna/taruni STIN harus membawa kartu BPJS Kesehatan
25. Untuk mereka yang telah menjadi karyawan tetap:
- Memperoleh izin atau saran dari pimpinan lembaga terkait
- Siap di-PHK dari posisi sebagai karyawan jika diterima dan ikut serta dalam program pendidikan pembentuk calon siswa STIN.
26. Berpartisipasi dalam dan berhasil lolos melalui setiap tahap pemilihan masuk sebagai Taruna/i STIN untuk Tahun Anggaran 2024.
Berikut adalah detail tentang kriteria pendaftaran di Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Ini mencakup ketentuan nilai rata-rata rapor yang perlu dicapai oleh para siswa SMA atau SMK sebelum mereka bisa mendaftar ke institusi pendidikan dinas rahasia milik Badan intelijen Nasional tersebut.
إرسال تعليق