Pernahkah kau merasakan hal itu, saat mencintai seseorang tetapi lebih memilih bungkam? Mencintai tanpa mengucapkan kata-kata kerapkali menjadi emosi yang rumit untuk dinyatakannya, bisa jadi disebabkan oleh rasa takut melukai hati atau bahkan keinginan untuk tetap menjaga ruang pribadimu.

Akan tetapi, terdapat beberapa ayat dalam Al-Quran yang berkaitan dengan segi-segi kehidupan manusia, termasuk cinta. Meskipun topik cinta tidak disebutkan secara langsung, beberapa ayat berikut dapat dipandang sebagai ekspresi cinta yang lembut dan menawan.

Bukan hanya itu saja, ternyata ayat-ayat tersebut juga membimbingmu tentang cinta yang diisi dengan kesabaran dan kejujuran, walaupun kadang perlu memilih untuk bungkam. Mau tahu apa ayatnya? Mari kita intip beberapa ayat Al-Qur'an tentang cinta tanpa kata-kata ini.

1. Ayat 21 dari surah Ar-Rum

Dan dari tanda-tandanya Dia menciptakan bagi kalian pasangan-pasangan dari diri kalian sendiri agar kalian merasa tenang dengan mereka dan memberikan kasih sayang serta belaian di antara kalian. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda untuk kaum yang berpikir.

Dan di antara tanda-tandanya adalah Dia menciptakan kalian dari diri sendiri sebahagian sebagai pasangan untuk menempati bersama-sama, dan memberikan kasih sayang dan belas kasihan di antaramu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

Artinya:

Salah satu petunjuk keagungan-Nya adalah Dia menciptakan sepasang-suami istri daripada jenis yang sama sebagai pelengkap demi kenyamanan bersama. Ia menempatkan perasaan cinta dan kasih sayang di antara kalian. Sungguh dalam fenomena tersebut tersimpan bukti kekuasaan-Nya bagi orang-orang yang mempertimbangkan.

Pasal ini mengungkapkan bahawa sebuah petunjuk atas kuasa tuhan Yang Maha Esa ialah dengan mewujudkan makhluk hidup secara berpasang-pasangan. Ini dimaksudkan supaya manusia boleh menikmati kedamaian batin serta saling cinta kasih. Hakikat tersebut hanya bakal difahamkan oleh orang-orang yang berserah diri kepada-Nya.

2. Ayat 38 dari Surah Ar-Rum

Maka berikan hak kepada orang yang dekat denganmu dan miskin serta anak tukang bekerja. Itu lebih baik bagi mereka yang ingin menyembah Allah tanpa syarat lainnya. Dan mereka-lah yang akan berhasil.

Berilah hak kepada orang yang dekat denganmu, serta kepada fakir miskin dan anak tukang batu. Itulah lebih baik bagi mereka yang menghendaki wajah Allah, dan merekalah yang beruntung.

Artinya:

Maka berikanlah harta tersebut kepada kaum kerabatmu, serta kepada siapa yang hidup di bawah kemiskinan dan para musafir. Hal ini jauh lebih mulia untuk mereka yang ingin meraih ridho Allah. Merekalah orang-orang yang benar-benar bahagia.

Dari pernyataan di atas, dapat terlihat bahwa apabila seseorang menjalankan kewajibannya dengan baik, dia akan mengalami rasa bahagia serta tampil lebih penuh kasih sayang pada mereka yang disayanginya. Hal itu dikarenakan tiap individu memiliki hak tertentu yang wajib dipenuhi, dan siapa bilang orang yang melaksanakan hal tersebut bukanlah orang-orang tersayang bagi kita?

3. Ayat 13 dari Surah Ar-Rahman

Maka dengan mana karunia Tuhanmu berdua kalianlah yang membantah? ˹ikelan 13˺

Dengan kekuatan atau anugerah apa dari Tuhanmu yang kau dustakan?

Artinya:

Oleh karena itu, dari segala kenikmatan Tuhan-Mu, pernyatakanlah (kamu semua), wahai jin dan manusia, manakah yang kau sangkal?

Al-Quran surah ini mengingatkan bahwa kita wajib mensyukuri berbagai kenikmatan yang telah dipercayakan Allah SWT. Satu di antaranya ialah keberadaan bisa merasakan kasih sayang terhadap mereka yang kita kasihi.

4. Ayat ke-24 dari Surah Al-Isra

Dan rendahkanlah kepada keduanya sayap kelemahannya karena belas kasihan dan ucapkanlah: "Ya Tuhanku, rahmatilah mereka seperti saat aku dibesarkan ketika masih kecil." ˹24˺

Wakhfudhilla huma jannah dzulri dari rahmat dan kurangi rabbinkirimha sebagaimana Engkau merawatku ketika kecil.

Artinya:

Beringinlah kepada keduanya dengan kerendahan hati serta ungkapkan, 'Ya Tuhanku, ampunilah keduanya seperti yang pernah mereka bimbing ku saat masa kanak-kanak dengan penuh kasih sayang.'

Ayat tersebut menekankan pentingnya untuk menyayangi kedua orang tua sebagaimana mereka telah merawatmu dengan penuh kasih sayang ketika engkau masih kecil. Hal itu menjadi sebuah gambaran tentang hubungan cinta di antara anak dan orang tuanya yang saling memberi kasih sayang.

5. Ayat 13 dari Surah Al-Hujurat

Ya manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan, serta menjadikan kamu bermacam-macam suku bangsa agar dapat saling mengenal satu sama lain. Sesungguhnya orang yang paling mulia di hadapan Allah adalah mereka yang paling bertakwa. Sungguh Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. ˹13˺

Hai wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang lelaki dan perempuan serta menjadikan kamui menjadi kaum yang berbeza-beza dan bersuku-bangsa untuk saling mengenal pasti, sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah mereka yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Artinya:

Wahai manusia, sungguh Kami telah menciptakan kalian dari satu lelaki dan perempuan. Setelah itu, Kami membagi kalian menjadi berbagai bangsa serta suku untuk tujuan saling pengenalan. Sungguh, yang tertinggi derajat di hadapan Allah ialah mereka yang paling bertaqwa. Sungguh, Allah Maha Mengenal lagi Maha Melihat.

Ayat tersebut menyatakan bahwa Allah SWT merancang pria dan wanita agar dapat saling memahami dengan baik. Dengan demikian, kedekatan pun akan terbentuk, dan mereka yang sudah saling kenal itu adalah orang-orang mualaf.

Berikut adalah sejumlah petunjuk Al-Qur'an mengenai cinta tanpa kata-kata. Manakah di antara keduanya yang menurut pendapat Anda lebih berarti? relate dengan kisahmu, Bela?

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama