Walaupun buah pada umumnya dianggap sebagai makanan yang menyehatkan dan bernutrisi, namun terdapat beberapa tipe buah yang justru memiliki zat beracun dan dapat membahayakan kesehatan apabila dimakan secara berlebihan.

Bagaimana bentuk dari buah-buahan tersebut yang memiliki kandungan beracun?

Belimbing Kuning

Belimbing kuning ( Averrhoa carambola Buah tersebut adalah buah favorit di Indonesia serta kawasan Asia Tenggara. Rasanya manis dan asam segar membuatnya disukai banyak orang.

Buah ini memiliki kadar kalori yang rendah, kandungan serat yang tinggi, serta dipenuhi dengan vitamin C.

Akan tetapi, belimbing kuning memiliki kandungan senyawa berbahaya bernama asam oksalat dengan kadar cukup tinggi.

Asam oksalat bisa menarik kalsium di dalam tubuh dan menciptakan batu ginjal pada individu dengan masalah hati ginjal.

Memakan terlalu banyak belimbing kuning bisa mengakibatkan gangguan pada ginjal, kontraksi otot, hingga meninggal dunia, demikian laporan tersebut. The National Kidney Foundation.

Ceri

Ceri ( Prunus avium ) merupakan buah favorit saat cuaca sedang panas. Rasanya yang manis dan asam sangat segar.

Sesungguhnya, bagian berbahaya dari buah ceri adalah bijinya. Harap waspada ketika menelan buah ceri tersebut. Apabila biji itu dikunyahkan dan hancur, secara alami akan memproduksi hidrogen sianida.

Tanda-tandanya yang ringan mencakup nyeri kepala, meriang, keterkejutan, serta mual dan muntah.

Dosis yang lebih tinggi bisa mengakibatkan peningkatan tekanan darah, kesulitan bernafas, kegagalan pada organ ginjal, bahkan sampai meninggal dunia, sebagaimana diambil dari sumber web tersebut. Healthline.

Tomat

Kembali lagi, bukan bagian yang umumnya kita konsumsi yang berbahaya, tetapi justru daun dan batangnya yang toxic.

Tomat ( Solanum lycopersicum Mengandung senyawa bernama glikoalkaloide, yang bisa memicu kecemasan serta nyeri perut hebat.

Daun serta batang tanaman tersebut, meski kadang dipakai dalam memasak untuk menambah cita rasa, perlu dilepaskan sebelum dikonsumsi.

Apel

Mengonsimsi Apel ( Malus domestica Sebenarnya tidak masalah, namun bijinya harus dihindari. Sama seperti buah ceri, apel juga memiliki glikosida sianogenik yang bisa berubah menjadi racun sianida, menurut informasi dari situs web tersebut. Medical News Today .

Mengonsumsi satu atau dua buah biji apel tanpa disadari, atau minum jus yang tercampur dengan sejumlah kecil biji apel halus, tidak akan menyebabkan masalah berarti.

Tetapi bila Anda memakan banyak biji apel, akan terjadi dampak yang lain.

Ada beberapa kasus kematian akibat konsumsi biji apel secara berlebihan, namun probabilitasnya sangat rendah.

Post a Comment

أحدث أقدم